Ponorogo – Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Ponorogo kembali menunjukkan kreativitas dan inovasinya melalui pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang dipadukan dengan nilai-nilai kebudayaan Indonesia.
Tiga mahasiswa S1 Ilmu Pemerintahan, yakni Wahyu Aufa, Tsany Mukti, dan Athaya Paramita, berhasil membuktikan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian budaya. Melalui karya inovatif yang mereka kembangkan, ketiganya menghadirkan konsep yang memadukan teknologi digital dengan kekayaan budaya lokal sebagai media edukasi sekaligus kampanye pelestarian budaya.
Inovasi tersebut menjadi gambaran bahwa AI tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung transformasi digital, tetapi juga dapat menjadi sarana kreatif dalam memperkenalkan, mendokumentasikan, dan mengangkat nilai-nilai budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan pendekatan yang komunikatif dan berbasis teknologi, karya ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian terhadap warisan budaya Indonesia di tengah pesatnya perkembangan era digital.
Dekan FISIP UMPO, Dr. Robby Darwis Nasution, M.A., memberikan apresiasi atas kreativitas yang ditunjukkan oleh para mahasiswa.
“Kami bangga melihat mahasiswa mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijaksana. Karya ini menunjukkan bahwa inovasi tidak harus meninggalkan nilai-nilai budaya, tetapi justru dapat menjadi sarana untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Indonesia dengan cara yang lebih menarik dan relevan.”
Ketua Program Studi S1 Ilmu Pemerintahan, IRVAN NUR RIDHO, M.Si, juga menyampaikan bahwa kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan teknologi dengan isu sosial dan budaya merupakan kompetensi yang penting di era transformasi digital.
“Mahasiswa Ilmu Pemerintahan dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan dan budaya. Karya yang dihasilkan Wahyu, Tsany, dan Athaya menjadi contoh bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.”
Keberhasilan ini menjadi salah satu bukti komitmen Program Studi S1 Ilmu Pemerintahan FISIP UMPO dalam mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi, berpikir kreatif, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi antara kecerdasan buatan dan kebudayaan yang ditampilkan oleh ketiga mahasiswa tersebut menjadi inspirasi bahwa kemajuan teknologi dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga identitas budaya bangsa.
Melalui semangat inovasi dan kolaborasi, FISIP UMPO terus berupaya mencetak lulusan yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan pelestarian budaya Indonesia.
